Terjemah Kitab Alala Nadham 37 - Matinya Seorang Pemuda
Kelas 3, Pelajaran tentang tata cara mencari ilmu dalam kitab Alala Tanalul Ilma yang kami rangkum dalam judul Terjemah Kitab Alala Nadham 37 - Matinya Seorang Pemuda
Pada tulisan ini, kita akan belajar materi kelas 4 semester II yaitu tentang adab dan tata cara dalam mencari ilmu di Kitab Alala Tanalul Ilma. Untuk terjemah lengkap kitab alala arab-pegon-jawa silahkan lihat disini
Materi;
- Menghafal nadham dan memahami maknanya
- Membaca tulisan pego dan memahami artinya
Alala Nadham 37 - Matinya Seorang Pemuda
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِ
فَـمَوْتُ الْـفَتَى خَيْرٌ لَهُ مِنْ حَيَاتِهِ (٣٧) بِـدَارِ هَوَانٍ بَـيْنَ وَاشٍ وَحَاسِدٍ
اُوْرِیْڤَيْ وَوْڠْ اَنَوْمْ لُوْوِیهْ اَڤِیكْ مَاتِـیْـنَيْ - اِیڠْ دِیْصَا کُومْڤُولْ وَوْڠْ اَدُوْ-اَدُوْ لَنْ دٓرٓڠْکِـي
Fa-mautul-fataa khoirul-lahu min hayatihi, bidari hawanin baina wasyin wa-hasidin
Uripe wong enom luwih apik matine, ing deso kumpul wong adu-adu lan derengki
Oleh sebab itu, kematian pemuda itu lebih baik dari pada hidupnya di suatu tempat / daerah dimana di tempat tersebut berkumpul antara orang-orang yang suka mengadu domba dan orang-orang yang mempunyai sifat dengki
Makna Pegon
(فَـمَوْتُ الْـفَتَى) مَاڠْكَا اُتَوِي مَاتِـيْـنَيْ وَوْڠْ آنُوْمْ (خَيْرٌ) اِيْكُوْ لُوْوَيْهْ بَاڮُوسْ (لَهُ) كٓدُوَيْ اَلْفَتَى (مِنْ حَيَاتِهِ) سَكِيڠْ أُوْرِيْڤَيْ اَلْفَتَى (بِـدَارِ هَوَانٍ) إِڠْدَالٓـمْ دَیْصَا ڤَاڠْكُوْنَانْ كُومْڤُولْ (بَـيْنَ وَاشٍ) إِڠْدَالٓـمْ اَنْـتَارَانِى وَوْڠْ كَڠْ اَدُوْ-اَدُوْ (وَحَاسِدٍ) لَنْ وَوْڠْ كَاڠْ دٓڠْكِيْ
Penjelasan Nadham
Dalam kitab alala nadham 37 ini menjelaskan sebuah perumpamaan bahwa matinya seorang pemuda itu lebih baik daripada kehidupanya di suatu tempat dimana dalam tempat tersebut banyak berkumpul orang-orang yang suka mengadu domba dan orang yang memiliki penyakit dengki
Hal ini dikhawatirkan sesorang yang tidak mempunyai ilmu akan mudah terpengaruh dengan orang-orang di sekitarnya ketika berkumpul dengan orang-orang yang suka mengadu domba dan memunyai sifat dengki. oleh sebab itu matinya seorang pemuda akan lebih baik daripada dia terjerumus dengan mengikuti keburukan dan kejelekan orang-orang disekitarnya yang menyebabkan bertambahnya dosa terhadap pemuda tersebut
Pesan Penting!
- Pandai-pandailah dalam mencari teman dan juga fahami 3 golongan manusia di sekitar kita
- Jauhilah teman atau orang yang suka mengadu domba dan memiliki sifat dengki
Sekian pembahasan tentang tata cara mencari ilmu dalam tulisan Terjemah Kitab Alala Nadham 37 - Matinya Seorang Pemuda ini, mudah mudahan bermanfaat. Amin.
Lihat juga penjelasan materi lainya dalam kitab Alala:
- Alala Nadham 1, 2 - Syarat-syarat mencari ilmu
- Alala Nadham 3, 4 - Pedoman Mencari Teman
- Alala Nadham 5 - Keutamaan Ilmu
- Alala Nadham 6 - Pentingnya Faedah dalam Mencari Ilmu
- Alala Nadham 7, 8 - Ilmu Fiqih dan Keutamaannya
- Alala Nadham 9, Keutamaan Ahli Ilmu dari Ahli Ibadah
- Alala Nadham 20 - Tentang adab bermasyarakat
- Alala Nadham 21, 22, 23 dan 24 - Mengagungkan Guru atau Ustadz
- Alala Nadham 25 - Nafsu harus dihinakan
- Alala Nadham 26 - Janganlah berburuk sangka
- Alala Nadham 27 28 29 dan 30 - Tiga golongan manusia di sekitar kita
- Alala Nadham 31 - Jauhilah Sifat Pendendam
- Alala Nadham 32 - Waktu yang sangat bernilai (jangan sia-siakan waktu)
- Alala Nadham 33 - Belajarlah! karena tidak seorangpun terlahir menjadi orang berilmu
- Alala Nadham 34 35 dan 36 - Merantaulah mencari keutamaan
- Alala Nadham 37 - Matinya seorang pemuda
Post a Comment